Buku
Rantau 1 Muara
Hidup Alif hampir sempurna. Di usianya yang masih muda, separuh dunia telah ia jelajahi, dan ia berhasil menyelesaikan kuliahnya sebagai lulusan terbaik di usia ke 26. Namun sayang, prestasinya yang gemilang itu tidak sebanding yang ia harapkan. Ia fikir, dengan segudang prestasi yang ia miliki ia akan menjadi rebutan perusahaan besar. Di era krisis moneter, lowongan pekerjaan sulit dicari. Setelah melamar di berbagai perusahaan dan bertubi-tubi penolakan, akhirnya Alif yang berdarah minang ini mendapatkan pekerjaan sebagai wartawan koran ternama di Indonesia. Meskipun sudah bekerja, masa krisis Alif belum berakhir, gajinya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan membiayai Amak dan dua adiknya di kampung. Terpaksalah Alif menjadi Doktor alias mondok di kantor bersama sahabat barunya, Pasus.
Tidak tersedia versi lain